Senin, 20 Januari 2014

Jobs heet menghitung kerusakan akibat gangguan gulma


KODE.105. DKK 4
Mengendalikan Gulma Pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)
Kompetensi dasar: 
Menghitung kerusakan akibat gangguan gulma
Tujuan:
Siswa dapat mengitung besarnya kerusakan akibat gangguan gulma dengan tepat di akhir pembelajaran

Dasar teori:
Kerugian yang disebabkan oleh kehadiran gulma dalam suatu usaha tani sering kali dikaitkan dengan kemampuan gulma sebagai pesaing atau kompetitor tanaman yang kuat atau kompetitif. Kompetensi gulma tanaman pada sistem produksi tanaman dikaitkan dengan ketersediaan sarana tumbuha yang terbatas jumlahnya, seperti air, hara, cahaya, CO2 dan ruang tumbuh.

Bahan dan alat:
a.    Bahan
Lahan tanaman perkebunan bergulma
b.    Alat
a.    Alat tulis
b.    Meter
c.    Tali rafia
Keselamatan kerja (K3LH):
a.    Pakailah pakaian praktek lapangan
b.    Gunakan sepatu boot selama praktik
c.    Gunakan peralatan praktik dengan hati-hati agar tidak sampai melukai badan
Prosedur:
1.    Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2.    Lakukan pencarian gulma ke areal pertanian
3.    Buatlah petak berukuran 2 m x 2 m pada areal yang bergulma
4.    Batasi petak ukur dengan tali rafia yang telah disiapkan
5.    Catat presentase luasan gulma yang terdapat dalam setiap petak ukur yang telah dibuat, misalnya 25 %, 20 %, 15 %
6.    Hitung rata-rata luasan gulma yang terdapat pada petak berukuran 2 m x 2 m (luas 4 m2) misalnya 20%
7.    Hitung luas kerusakan akibat gulma di lahan tersebut berdasarkan persentase luasan gulma yang diketemukan berbanding luas perkebunan seluruhnya. Misalnya 20% x 90 Ha= 18 Ha
Catatan lain:
1.    Untuk mengetahui presentase luasan gulma dilakukan dengan cara perkiraan pada areal yang diamati.
2.    Pengendalian gulma umum dilakukan pada kondisi penutupan gulma 30%-50%





0 komentar:

Posting Komentar