Menjadi Aku Apa adanya

Jadilah dirimu sendiri karena engkau berharga, tidak pernah ada orang yang sama seperti dirimu dan engkau selalu dikasihi-Nya dengan cinta yang sama!” - Sr. M Fransita, FCh .

Menatap Senja yang Akan Pergi

Jadilah benih yang baik, yang siap mendengarkan, mengerti dan berbuah di dalam Sabda Tuhan. Peliharalah iman selalu, teguh dan peka akan Kristus.

Menikmati CiptaanNya yang selalu jujur

Alam selalu memberikan kejujuran akan keindahannya yang tak mampu kita bantah.

Menyatu Bersama Alam Kepunyaan-Nya

Semangat Kerendahan Hati lebih manis daripada madu, dan mereka yang menyuburkan dirinya dengan madu akan menghasilkan buah yang manis” - St. Antonius dari Padua -

Di Ujung Senja Aku Melihat Engkau

Dirimu sungguh berharga karena tidak pernah ada orang yang sama seperti dirimu, baik di masa lalu, masa sekarang dan masa depan - Suster M. Fransita, FCh

Di Ujung Senja Aku Melihat Engkau

Dirimu sungguh berharga karena tidak pernah ada orang yang sama seperti dirimu, baik di masa lalu, masa sekarang dan masa depan - Suster M. Fransita, FCh

Selalu Siaga dalam keadaan apapun

Akal budi membuat orang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran

Mencintaimu Tanpa Batas

Kekuatan Sesungguhnya adalah cinta kita yang dipersatukan Oleh-Nya.

Minggu, 24 Agustus 2014

Meriah bumi perkemahan dibalik selimut udara dingin Golowelu

Golowelu, 13/08/2013 
Meriah bumi perkemahan pramuka 2013 di lapangan Kecamatan Golowelu diawali dengan apel pembukaan pada rabu, 13/08/2013. Kira-kira pukul 16.30 wita apel pembukaan dimulai. Semua Gudep (gugus depan) pramuka dari setiap satuan pendidikan sekecamatan kuwus hadir dalam memeriahkan HUT pramuka yang ke 53 tersebut. Bertindak sebagai Pinru (Pemimpin regu utama) adalah Kak Wili Djaedi dan pembina upacara adalah Kak Silvester Baeng. Dalam arahan pembina upacara Kak Silvester Baeng mengatakan bahwa "Pramuka merupakan bagian urgen dalam implementasi Kurikulum 2013. Semangat persaudaraan adalah bagian dari kepramukaan. Lebih lanjut ketua Kwaran pramuka Kecamatan Kuwus tersebut menekankan bahwa setiap anggota pramuka  wajib menjunjung persaudaraan melalui bumi perkemahan ini. Meski dari berbagai gugus yang berbeda-beda tetapi disini di bumi perkemahan pramuka, semuanya adalah satu yakni pramuka Indonesia", tutupnya.
Dari 37 Gudep yang terdapat di Kwaran Kuwus sebayak 30 Gudep yang berpartisipasi dalam bumi perkemahan pramuka. Kurang lebih jumlah peserta secara kesuruhan adalah enam ratusan anggota dari tingkat pramuka siaga, penggalang dan penegak, tidak termasuk para pembina, tutur salah satu pembina pramuka yang tidak mau dipublikasikan namanya.  
Selepas apel pembukaan pramuka, masing-masing gudep kembali ke tenda masing-masing. Berdasarkan informasi yang diperoleh penulis, acara atraksi hiburan malam pramuka dari tiap-tiap gugus tidak jadi diselenggarakan. Hal ini dikarenakan suhu udara di lokasi yang sangat dingin.
Suhu udara yang sangat dingin di malam hari disertai angin kencang menyulitkan bagi panitia dalam menjalankan beberapa agenda kegiatan pramuka. Tidak banyak yang dilakukan tiap Gudep Pramuka disaat malam hari selain hanya tingal dan berdiam dan mendengarkan musik didalam dan disekitar tenda masing-masing.
Penulis
Hendrikus Ch. Mbelo Enge, SST.,Gr