Banyak batasan pengertian tentang gulma,
tetapi secara umum gulma dapat didefinisikan sebagai kelompok jenis tumbuhan
yang hidupnya atau tumbuhnya tidak dikehendaki oleh manusia karena dianggap
mengganggu dan bisa merugikan hasil tanaman yang dibudidayakan. Kerugian yang
ditimbulkan oleh gulma tersebut dapat bersifat kuantitatif (kerugian dalam
bentuk jumlah atau dapat diwujudkan dengan angka) dan bersifat kualitatif
(kerugian dalam bentuk kualitas hasil pertanian yang tidak dapat diwujudkan
dengan angka).
Pengaruh yang merugikan dengan adanya gulma
pada lahan pertanian ada beberapa hal, antara lain :
·
Mempunyai
pengaruh persaingan/kompetisi yang tinggi dengan tanaman budidaya
Adanya gulma di lahan pertanian mempunyai
pengaruh persaingan/ kompetisi yang tinggi sehingga dapat menurunkan hasil
panen. Persaingan/ kompetisi ini dapat berupa kompetisisi akan ruang, air,
unsur hara maupun sinar matahari.
·
Sebagai
rumah inang sementara dari hama
dan patogen penyebab penyakit tanaman budidaya
Banyak hama dan patogen penyebab penyakit pada
tanaman budidaya yang tidak hanya hidup pada tanaman yang dibudidayakan tetapi
juga pada gulma khususnya yang secara taksonomi erat kaitannya dengan tanaman
tersebut.
·
Mengurangi
mutu hasil panen tanaman budidaya
Beberapa bagian dari gulma yang ikut
terpanen akan memberikan pengaruh negatif terhadap hasil panenan. Misalnya
dapat meracuni, mengotori, menurunkan kemurnian, ataupun memberikan rasa dan
bau yang tidak asli.
·
Menghambat
kelancaran aktivitas pertanian
Adanya gulma dalam jumlah populasi yang tinggi
akan menyebabkan kesulitan dalam melakukan kegiatan pertanian misalnya
pemupukan, pemanenan dengan alat-alat mekanis, pengairan, dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya baca pada tautan debawah ini.....Semoga bermanfaat!!!!






0 komentar:
Posting Komentar