Jumat, 30 Agustus 2013

PENGENDALIAN HAMA TANAMAN (KTSP)

    
Dalam kegiatan pengendalian hama, pengenalan terhadap jenis hama yang umum dijumpai di lingkungan pertanian (nama umum, siklus hidup dan karakteristik) sangat diperlukan bagi petugas lapangan.  Dengan pengenalan hama tersebut maka fungsi dan berbagai hal yang menyangkut masing-masing hama dapat diketahui. Pengenalan terhadap gejala kerusakan tanaman juga menjadi sangat penting agar tidak melakukan kesalahan dalam mengambil langkah/tindakan pengendalian. Kesalahan dalam mengambil langkah/tindakan pengendalian hama dapat membuang banyak biaya, waktu juga tenaga.
        Tanda-tanda atau gejala serangan hama yang biasa muncul di lapangan berkaitan dengan tipe alat mulut hama. Tipe-tipe alat mulut hama beserta gejala kerusakan yang ditimbulkannya, antara lain:
1).   menggigit-mengunyah: pada kumbang, belalang, ulat, dll
a).    tanda serangan pada daun tampak sobekan, gerekan, berlubang-lubang, daun hanya tinggal tulang daunnya saja, daun merekat/menggulung menjadi satu, atau daun habis dimakan sama sekali
b).   tanda serangan pada akar menyebabkan tanaman layu, akhirnya mati
c).    pada polong atau buah tampak berlubang, atau ada bekas gerekan
2).   menusuk-menghisap: pada berbagai macam kepik
a).    tanda serangan pada polong atau biji tampak noda hitam bekas tusukan
b).   daun yang terserang menjadi layu dan kering
c).    buah padi matang susu yang diserang menjadi hampa dan perkembangannya kurang baik
3).   mengisap: biasanya pada kutu-kutu tanaman
a).    tanda serangan pada daun munculnya cendawan jelaga
b).   daun yang terserang berbentuk tidak normal, kerdil, menggulung/keriting ke dalam
c).    terdapat bercak-bercak klorosis (kuning) pada daun
4).   meraut-mengisap: pada thrips
a).    tanda serangan pada daun terdapat bercak warna putih keperakan
b).   pertumbuhan tanaman menjadi kerdil
c).    jika menyerang bunga, mahkota bunga akan gugur
Sikap profesionalisme sangat diharapkan dalam mengambil langkah pengendalian hama yang tepat, tanpa menghilangkan populasi hama di suatu lahan sehingga keseimbangan ekosistem di lahan tersebut dapat terus terjaga. Baca Selengkapnya pada slide berikut ini...

0 komentar:

Posting Komentar