Selasa, 14 Januari 2014

LKS identifikasi kelainan bibit




Kelompok
:
....
Anggota
:
1.    ...
2.    ...
3.    ...
4.    ...
5.    ...
Kelas/semester
:
....
Mata Pelajaran
:
Kompetensi Kejuruan Agribisnis Tanaman Perkebunan
Hari/Tanggal
:
.....
Judul LKS
:
Menanam tanaman perkebunan


A.   Indikator
Bibit normal dan bibit tidak normal diidentifikasi berdasarkan tanda atau ciri-ciri yang ada

B.   Tujuan pembelajaran
Siswa dapat mengidentifikasi bibit normal dan bibit tidak normal berdasarkan tanda atau ciri-ciri yang ada dengan benar di akhir pembelajaran

C.   Petunjuk pengisian
1.    Berikan tanda centang (√) pada kotak yang menurut kelompok anda sesuai dengan deskripsi kelainan bibit tanama kelapa sawit yang ditemukan di lapangan
2.    Pengisian langsung dilakukan di lokasi pembibitan dengan menggunakan pensil 2B
3.    Lakukan pengamatan dengan teliti untuk setiap jenis bibit di lokasi pembibitan tanaman
4.    Pengamatan difokuskan pada tanda/gejala yang nampak pada bibit seperti: daun, batang, tajuk, dan ukuran/ tinggi bibit
5.    Berdasarkan data hasil pengamatan lakukan analisis secara sederhana, apakah bibit yang diamati termasuk kriteria bibit normal ataukah bibit tidak normal
6.    Hasil pengamatan kelompok dipresentasikan pada pertemuan selanjutnya

 D.   Lembaran pengamatan identifikasi bibit tanaman di persemaian


Tabel 1. Lembar pengamatan
Jenis tanaman/ bibit
:.....
No bibit
:....
Pengamatan
: tgl,      bln,      thn,
Lokasi
:....
Observator
:....
Guru pamong
:.....
Deskripsi kelainan bibit
Keadaan lapangan
YA
Tidak
Daun berputar/melengkung


Colante (daun berkerut/melipat)


Daun alang-alang (narrow grass leaf)/ lamina daun sempit atau seperti rumput alang-alang


Daun keriput/berkerut (daun bentuk tidak beraturan oleh garis-garis melintang)


Daun menggulung tampak seperti tanduk (spike)


Kerdil (tampak normal namun pertumbuhan lambat)


Bibit tegak (upright palm)


Bibit rata atas (flat top)


Anak daun tidak pecah (juvenil form)


Interiod pendek (jarak antar anak daun pada rakhis yang pendek)


Interiod lebar (jarak antar anak daun lebar bibit sangat terbuka)


Anak daun sempit (sudut daun yang sempit pada rakhis)


Khimera (daun bibit bergaris dengan warna keputihan)


Bibit raksasa (dasar pelepah besar dan keputihan)


Bibit sakit (disebabkan penyakit tajuk/crow disease)


Kerusakan akibat herbisida (gejala crow disease dan scorched pada tajuk)








 
E.   Hasil
Tabel 2. Tabulasi hasil pengamatan
No Bibit
Kriteria bibit tanaman yang nampak




















F.    Kesimpulan


0 komentar:

Posting Komentar