Minggu, 25 Mei 2014

KBG Persiapan Bakti Bersama



Kabarwarga
KBG Persiapan Bakti Bersama
DakuPos, Labuan Bajo/15-5-2014
Warga KBG Persiapan kerja bakti bersama
Puluhan warga Kelompok Basis Gerejawi (KBG) persiapan pemekaran melakukan kerja bakti bersama di sekitar lingkungan warga pada hari kamis, 15 mei 2014. Kerja bakti dimulai pukul 08.00 pagi. Kurang lebih 22 Kepala keluarga (Kk) yang berada dalam KBG persiapan pemekaran turun ke jalan untuk kerja bakti bersama.

Berdasarkan pantauan peliput, kurang lebih tiga puluhan warga yang turut serta dalam kerja bakti tersebut. Tidak hanya para orang tua, remaja dan anak-anak juga turut serta dalam bakti bersama yang bertepatan dengan hari raya Waisak itu. “Penetapan waktu kerja bakti tersebut berdasarkan kesepakatan bersama anggota kelompok saat do’a Rosario pada malam sebelumnya”, tutur Marsel madu.

Lokasi kerja difokuskan sepanjang kiri dan kanan jalan menyisir persimpangan Jl. Gua Firdaus. Marselinus menegaskan bahwa kerja bakti kelompok sebelumnya bersama kelompok induk (St. Yuliana), tidak pernah dilakukan bakti di persimpangan jalan Gua Maria. Lebih lanjut Ia katakan selama ini difokuskan disekitar Gua Maria. Menurutnya sebagai lokasi yang berada disekitar jalan menuju gua pelu diperhatikan kebersihannya juga.

Wakil ketua kelompok Benediktus Role membenarkan bahwa “Setiap Bulan Maria, Mei dan Oktober selalu dilakukan kerja bakti kelompok, hanya saja sepanjang jalan dari persimpangan Jl.Firdaus belum pernah dilkakukan”. Sebagai kelompok persiapan ia menegaskan, “semangat kebersamaan di Bulan Maria tidak hanya saat doa Rosario saja tetapi perlu diwujudkan juga dalam aksi nyata seperti kerja bakti bersama saat ini”.

Pada waktu yang bersamaan pengakuan Theodorus Hamun selaku Ketua kelompok persiapan menyatakan bahwa “kerja bakti tersebut sebagai agenda perdana kelompok yang nantinya secara berkesinambungan akan dilakukan ketika sudah terbentuk KBG definitif”. “Semangat untuk segera mekar dari kelompok induk menjadi KBG definitif saat ini terhalang oleh berbagai kendala personal”, tutupnya.

Beberapa warga menuturkan, semangat kelompok untuk bekerja bersama-sama perlu dipertahankan dan diupayakan tetap berlanjut terutama bagi kaum muda yang menjadi penerus pewarta Gereja.

Penulis
Hendrikus Enge

0 komentar:

Posting Komentar