Pengukuran kandungan air tanah bertujuan menjaga air tersedia berada pada kisaran optimal antara kapasitas lapang dan titik layu permanen. Melalui metode gravimetrik, tensiometer, atau sensor elektronik, status air tanah dapat dipantau sehingga kebutuhan air tanaman buah semusim terpenuhi secara tepat waktu dan tepat jumlah.
Kandungan air tanah adalah jumlah air yang tersimpan di dalam pori-pori tanah dan tersedia bagi tanaman. Air tanah berfungsi sebagai:
Pelarut unsur hara
Media transportasi nutrisi ke akar
Penentu aktivitas fisiologis tanaman (transpirasi, fotosintesis)
Pada tanaman buah semusim, kandungan air tanah sangat krusial karena:
Siklus hidup pendek
Sensitif terhadap cekaman air, terutama fase berbunga dan pembentukan buah
Kekurangan air → buah kecil, pecah, rasa kurang optimal
Kelebihan air → akar busuk, serangan penyakit






0 komentar:
Posting Komentar